nicetravellerPanduan jalan jalan hemat tapi nyaman
Wisata Gunung Bromo

Wisata Gunung Bromo

Masalah terbesar saat liburan adalah tidak enak mau mengajukan cuti lagi, maka yasudahlah karena dapat tiket murah, sabtu minggu pun tak apa, apakah cukup puas, yah yang namanya jalan-jalan memang tidak ada puasnya.

Apa yang saya dapatkan dengan 2 hari 1 malam ke Malang? Hari pertama landing Bandara Malang langsung ke daerah Batu, daerah yang banyak tempat wisatanya, contohnya:

  1. Jatim Park 1 (theme park)
  2. Jatim Park 2 (kebun binatang)
  3. Jatim Park 3 (dino park)
  4. Museum Angkut
  5. Coban Rondo (air terjun)
  6. Omah Kayu
  7. Taman Bunga Selecta
  8. Batu Night Spectacular
  9. Paralayang di Gunung Banyak
  10. Predator Fun Park
  11. dan lain-lain

Jika punya banyak energi bisa ke beberapa tempat di Batu, waktu itu saya dan keluarga hanya ke Predator Fun Park, kemudian kulineran makan bakso malang di kota asalnya, dan leyeh-leyeh sambil lihat anak-anak berenang di Hotel, harus siapkan energi karena tengah malam akan dijemput menuju Gunung Bromo.

Predator Fun Park

Untuk ke Gunung Bromo kami menyewa mobil dengan biaya Rp1.300.000 termasuk sewa jeep dan sewa mobil 1 hari (supir + BBM) untuk jemput hotel dan antar bandara, jeep bisa diisi 6 orang. Perjalanan ke Gunung Bromo di mulai dengan penjemputan dari hotel sekitar jam 00.30 dini hari, perjalanan Batu – Gunung Bromo memakan waktu 3 jam, jadi sampai di meeting point jeep jam 03.30 pagi. Selanjutnya jeep membawa kami ke Bukit Cinta Tengger Bromo untuk menikmati matahari terbit. Selain Bukit Cinta ada beberapa tempat melihat matahari terbit yaitu Bukit KingKong dan Pananjakan.

1. Bukit Cinta Tengger Bromo 2. Bukit King Kong 3. Pananjakan

Sebelumnya saya pernah ke Bromo bersama teman-teman dan diantar ke Pananjakan, dari tempat turun jeep ke Pananjakan berjalan tidak terlalu jauh dan tidak terlalu banyak anak tangga. Karena saya pikir Pananjakan satu-satunya spot melihat matahari terbit di Bromo, maka waktu travelling bersama keluarga dan diantar ke Bukit Cinta, saya kira itu adalah Pananjakan, sehingga ketika ada orang yang menawarkan jasa gendong anak, saya menolaknya, tapi orang yang menawarkan jasa terus saja mengikuti saya, tetap saya tolak karena saya kira anak tangganya tidak banyak, ketika dijalani ternyata banyak sekali, bawa badan saja ngos-ngosan apalagi bawa anak, akhirnya menyerah dan menerima jasa gendong, itu mas-mas tukang gendong sepertinya sudah tahu kalau saya bakal menyerah makanya ngikutin saya terus 😀

Menunggu Matahari Terbit di Bukit Cinta Tengger Bromo

Setelah menikmati matahari terbit, semua orang turun dari Bukit Cinta dan naik jeep masing-masing untuk menuju Kawah Gunung Bromo, dari tempat parkir jeep di lokasi Kawah ke Kawah Gunung Bromo harus berjalan sekitar 2 km, jika tidak kuat bisa naik kuda dengan biaya Rp100.000. Tapi perjuangan belum berakhir Jenderal, masih ada ratusan anak tangga yang harus ditaklukkan untuk melihat Kawah ini. Apakah kami berhasil melihat kawahnya jawabannya adalah dulu pernah berhasil waktu travelling bareng teman, yang bareng anak cukup naik kuda disekitar tempat parkir jeep, ke Pura Luhur Poten, foto-foto cantik trus makan mie rebus, haha.

Pemandangan sekitar Parkiran ke Kawah Gunung Bromo

Destinasi terakhir dari jalan-jalan ke Gunung Bromo ini adalah Bukit Teletubbies, mungkin diberi nama Bukit Teletubbies karena bukit-bukitnya yang hijau seperti lokasi shooting acara anak-anak yang populer itu. Selesai dari Bukit Teletubbies kami diantarkan ke Malang.

Bukit Teletubbies

Oya waktu saya dan keluarga travelling ke Bromo adalah di Bulan Agustus 2018, musim kemarau, musim kemarau adalah saat terbaik melihat matahari terbit karena kalau musim hujan sering berkabut, tapi suhu justru drop di musim kemarau waktu itu mencapai 10 derajat celcius, menunggu di spot matahari terbit selama 1 jam, dingin dan berangin adalah sesuatu, untungnya kami pakai longjhon, jaket, sarung tangan, kupluk dan sewa selimut juga 😀

Nah untuk pemilihan menginap sebaiknya di Malang saja, sebab di musim kemarau debu mengepul tinggi selama di Bromo, badan sudah pasti penuh debu, jadi pulang dari Gunung Bromo bisa kembali ke Hotel untuk mandi sebelum ke Bandara. Waktu itu saya menginap di Daerah Batu jadinya tengah malam harus segera check out karena tidak mungkin paginya dari Bromo kembali ke Batu padahal Bandara ada di Malang, dan akhirnya mandi air dingin di toilet di Pom Bensin 🙂

Bagian yang agak blur adalah debu yang mengepul di Bromo, melebihi tinggi manusia

Sekian cerita dari saya, saya masih punya beberapa pengalaman liburan keluar kota hanya memanfaatkan sabtu minggu dan tetap fun, intinya persiapan yang cukup dan mengisi kepala dengan banyak informasi sehingga waktu yang terbatas tetap termanfaatkan dengan baik. Happy weekend travelling all 🙂

Join the discussion

Follow @nisa_nice

Error validating access token: The session has been invalidated because the user changed their password or Facebook has changed the session for security reasons.
nicetraveller

Instagram

Error validating access token: The session has been invalidated because the user changed their password or Facebook has changed the session for security reasons.