nicetravellerPanduan jalan jalan hemat tapi nyaman
Jalan-Jalan Turki Part 1: Istanbul

Jalan-Jalan Turki Part 1: Istanbul

Blue Mosque

Saya akan bercerita pengalaman saya ke Turki selama 3 hari yang merupakan perjalanan tambahan dari Umroh (Umroh + Turki 3 hari) di Bulan Desember Tahun 2018. Walaupun merupakan perjalanan tambahan (karena yang utama adalah umrohnya) tetapi perjalanan ke Turki justru dilakukan di awal, untuk ini bervariasi tergantung travel agent yang digunakan tetapi pengalaman saya waktu itu ke turki dahulu kemudian baru ke Madinah.

Perjalanan ke Turki waktu itu menggunakan Turkish Airline, penerbangan langsung Jakarta – Istanbul berangkat jam 21.00 sampai jam 05.00 pagi atau 12 jam karena ada perbedaan waktu 4 jam. Untuk perginya oke tapi untuk pulangnya karena tentunya lebih murah tiket pp menggunakan maskapai yang sama maka pulangnya pun dari Istanbul dengan menggunakan Turkish Airline, jadi terbang dari Jeddah ke Istanbul 3 jam, transit sekitar 3 jam kemudian dari Istanbul ke Jakarta 12 jam, cukup membuang waktu untuk perjalanan Jeddah – Istanbul dan transit, padahal jika perjalanan langsung Jeddah – Jakarta hanya 9 jam. Cuma pastinya travel agent membelikan kombinasi tiket seperti itu karena itulah yang termurah, jika mau pulang langsung dari Jeddah ke Jakarta menggunakan maskapai yang berbeda dengan maskapai ketika berangkat pasti biayanya akan lebih mahal.

Untuk Itinerary Turki 3 hari yang ditawarkan Travel Agent biasanya sebagai berikut:

  1. Hari 1 di Istanbul : Hipodrome of Constatinopel, Museum Topkapi Palace, The Hagia Sophia, Blue Mosque dan Makam Sahabat Rasullah SAW Ayyub Al Anshari.
  2. Hari 2 Istanbul – Bursa: Turkish Delight Outlet, Green Mosque & Tomb, Silk Bazar, Uludag Ski Center.
  3. Hari 3 Istanbul : Leather Factory Outlet, Bosporus Cruise, Toko Karpet, Grand Bazar.

Untuk penjelasan lebih detailnya adalah sebagai berikut;

Hari pertama di Istanbul diawali dengan landing di pagi hari tepatnya jam 5.00 pagi di Bandara International Istanbul Ataturk. Nah kalau rombongan travel agent lain setelah proses bagasi, imigrasi dan Sholat Subuh adalah langsung menuju ke tempat wisata, kalau rombongan kami pada bongkar koper dan ganti baju, mungkin semua pikirannya sama, pengen punya foto-foto cantik di Turki, tidak mau foto-foto dengan baju seragam batik dari travel agent, hehe.

dari kiri ke kanan: 1.Hipodrome of Constantinopel, 2 & 3 sekitar Hipodrome of Constantinopel,
4, 5 & 6. Jajanan di sekitarnya, kacang kastanye dan Simit atau Roti

Nah apa yang didapatkan di hari pertama tiba di turki, seperti yang telah saya jelaskan diatas tempat wisata yang akan dikunjungi adalah Hipodrome of Constatinopel, Topkapi Palace, The Hagia Sophia, Blue Mosque dan Makam Sahabat Rasullah SAW Ayyub Al Anshari.

1. Hipodrome of Constatinopel, 2. Blue Mosque,
3. The Hagia Sophia, 4. Topkapi Palace

Untuk Hipodrome of Constatinopel, Museum Topkapi Palace, The Hagia Sophia dan Blue Mosque ada dalam komplek yang sama, jadi dari Bandara naik bus ke komplek tempat wisata tersebut, diawali sarapan di Restoran Indonesia, lalu jalan kaki ke Hipodrome of Constatinopel (monumen yang dibangun di masa Kekaisaran Bizantium), kemudian berjalan lagi ke Museum Topkapi Palace, Museum yang dulunya adalah kediaman resmi Sultan Utsmaniyah dari tahun 1465-1856.

Topkapi Palace

Yang menarik dari Istana Topkapi selain bangunannya yang memang indah adalah banyak benda-benda bersejarah yang bisa di lihat disini, seperti Tongkat Nabi Musa, Pedang Nabi Daud, Jejak Kaki Nabi Muhammad SAW, Jubah Siti Fatimah, Pedang Nabi Muhammad SAW dan Sahabat-Sahabatnya, Kunci Ka’bah dan lain-lain. Kenapa benda-benda tersebut bisa ada disini, karena Turki pada saat itu adalah kerajaan besar sehingga negara-negara lain banyak yang memberikan barang-barang berharganya sebagai hadiah, sayangnya benda-benda tersebut tidak boleh difoto.

The Hagia Sophia

Setelah dari Istana Topkapi, makan siang dilokasi yang sama, kemudian berjalan lagi ke Hagia Sophia, museum yang dari tahun 537-1453 adalah Kathedral Orthodok, tahun 1453-1931 diubah menjadi Masjid dan saat ini difungsikan sebagai museum, jadi anda bisa melihat 2 simbol agama di dalam museum ini. Terakhir Sholat di Blue Mosque atau Sultanahmet Camii. Semuanya jalan kaki karena ada dalam 1 komplek dan ditemani oleh 1 orang Tour Guide orang Turki yang bisa berbahasa Indonesia. Siapkan stamina ya, pastikan tidur yang cukup di pesawat sehingga pagi harinya siap berjalan kaki sepanjang hari. Oya Ketika Musim Semi komplek wisata ini sangat indah karena taman-tamannya di isi oleh bunga-bunga tulip. Walaupun tidak seindah musim semi tapi pemandangan musim dingin juga indah dengan pohon-pohon meranggas.

Blue Mosque

Setelah dari Komplek istana tersebut naik bus menuju Makam Sahabat Rasullulah SAW yaitu Ayyub Al Anshari, Siapakah Ayyub Al Anshari? Pernah dengar cerita ketika Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Madinah dan diterima sangat baik oleh Kaum Anshar. Nah Kaum Anshar berebut ingin Rasulullah SAW tinggal di rumahnya, agar adil maka Rasulullah SAW berkata beliau akan tinggal dirumah siapapun dimana Unta Rasulullah SAW berhenti pertama kali dan ternyata Unta beliau berhenti di rumah Ayyub Al Anshari, maka di rumah Ayyub Al Anshari lah Rasulullah tinggal ketika hijrah ke Madinah.

Tour hari pertama berakhir setelah makan malam dan check in hotel, untuk tour hari kedua dan ketiga lihat di postingan berikutnya yaa.

Join the discussion

Follow @nisa_nice

Error validating access token: The session has been invalidated because the user changed their password or Facebook has changed the session for security reasons.
nicetraveller

Instagram

Error validating access token: The session has been invalidated because the user changed their password or Facebook has changed the session for security reasons.