nicetravellerPanduan jalan jalan hemat tapi nyaman
Gyeongbokgung dan 3 Istana Lainnya

Gyeongbokgung dan 3 Istana Lainnya

Gyeongbokgung

Kurang afdol rasanya kalau ke Korea Selatan dan tidak mengunjungi istana-istananya. Pecinta drama korea pasti sering melihat istana-istana di Korsel melalui drama-drama kolosalnya.  Ada 4 istana di Seoul yaitu Gyeongbokgung, Deoksugung, Changdeokgung dan Changgyeonggung. Dari keempat istana tersebut Gyeongbokgung adalah yang terbesar, jika tidak punya banyak waktu paling tidak kunjungi yang terbesar dan teramai dikunjungi pengunjung.Tiket untuk masuk istana bisa dibeli terpisah bisa juga tiket kombinasi 4 palace plus Jongmyo Shrine dan Huwon the Secret Garden dengan harga yang lebih murah daripada beli terpisah dan berlaku selama 3 bulan. Harga tiket kombinasi adalah KRW10.000.

Gyeongbokgung

Sebelumnya saya bercerita bahwa keberangkatan saya ke Korea Selatan bertepatan dengan waktu pelaksaan Pemilu Presiden di Indonesia maka hari pertama saya berada di Korea Selatan sebagian besar habis untuk mengikuti Pemilihan Presiden dan hanya sempat mengunjungi Gyeongbokgung yang merupakan istana terbesar di Korea Selatan. Jika menggunakan Subway untuk mengunjungi Gyeongbokgung turunlah di Stasiun  Gyeongbokgung dan keluar melalui exit 5. Ada banyak tempat wisata di sekitar Gyeongbokgung dan tanpa tiket masuk alias gratis contohnya National Folk Museum of Korea, Gwanghwamun Square yang terletak didepan gerbang Gyeongbokgung, Cheonggyecheong Stream sungai kecil di dekat Gwanghwamun Square. dan kalau benar-benar tidak mau mengeluarkan uang untuk tiket masuk cukup lihat ceremony pergantian penjaga di depan gerbang Gyeongbokgung pada jam 10.00, 13.00, 15.00 dan foto-foto didepannya, atau sewa hanbok sebelum masuk istana karena semua istana di Seoul bebas biaya masuk bagi turis yang menggunakan hanbok

Karena keterbatasan waktu Saya hanya sempat mengunjungi Gyeongbokgung saja. Tiket kombinasi 4 istana plus Jongmyo Shrine bisa di beli di dekat gerbang Gyeongbokgung. Saran saya jika memang punya banyak waktu di Seoul silahkan membeli tiket kombinasi karena harga lebih murah, tetapi jika waktu terbatas menurut saya mengunjungi Gyeongbokgung saja sudah cukup. Salah satu pemandangan bagus di dalam Gyeongbokgung adalah Hwangyonji Pond, sangat indah karena berlatar Gunung Baegak dan banyak Pohon Sakura di Musim Semi.

Oya infonya ada peminjaman hanbok gratis di Gyeongbokgung Palace, Untuk spot hanbok di Gyeongbokgung ada di dalam Gyeongbokgung nya di pojokan ada ruangan kaca tembus pandang. tanya petugas information saja disana kalau tidak ketemu. Saya sendiri karena terburu-buru jadi tidak mencari-cari keberadaan peminjaman hanbok gratis tersebut bahkan tidak sempat melihat pergantian penjaga juga tapi masih ada 3 palace lagi, berarti masih ada kesempatan memakai hanbok 🙂

Deoksugung

Acara Pergantian Penjaga di Deoksugung

Di hari lain tepatnya di Hari Keempat berada di Korsel jadwal perjalanan yang saya rencanakan adalah mengunjungi 3 istana lainnya dan Buckon Hanok Village yang dekat dengan istana Changdeokgung dan Changgyeonggung. Istana yang pertama Saya kunjungi adalah Deoksugung.

Deoksugung tidak sebesar Gyeongbokgung tetapi ada ceremony pergantian penjaga di istana ini. Acara pergantian penjaga diadakan 3 kali sehari yaitu jam 11.00, jam 14.00 dan jam 15.30. Ketika saya berkunjung ke Deoksugung pas jam 11 tepat dan sedang diadakan pergantian penjaga, walaupun tidak sebesar pergantian penjaga di Gyeongbokgung tetapi lumayanlah, tidak sempat melihat pergantian penjaga di Gyeongbokgung akhirnya lihat juga di Deoksugung. Setelah acaranya selesai para turis bisa berfoto-foto dengan para penjaga istana.

Di Deoksugung juga ada tempat peminjaman Hanbok gratis, tempatnya diluar Deoksugung, tepatnya di depan tempat pembelian tiket. Kalau ingin menghemat uang pinjam Hanbok disini lumayanlah, tapi namanya gratis kualitas tidak sebagus dan secantik sewa ya. Saya sendiri sewa Hanbok di dekat Buckhon Hanok Village, disana banyak tempat penyewaan Hanbok dengan harga KRW18.000 selama 4 jam, harga termasuk peminjaman aksesoris rambut, tas kecil dan boleh 2 kali mencoba-coba Hanbok untuk menentukan mana yang diinginkan dan tentunya dibantu oleh petugasnya.

Oya cara untuk ke Deoksugung adalah turun di Stasiun City Hall dan keluar di exit 2.

Main sakura berguguran di Deoksugung

Changdeokgung dan Changgyeonggung

Changdeokgung

Kalau Jalan-jalan mandiri tanpa Tour Guide biasanya ada saja kejadian diluar skenario yang kalau diceritakan sekarang bisa sambil tertawa tetapi waktu itu ketika dijalani rasanya berat sekali 🙂

Sebelumnya saya cerita kalau di Seoul ada 4 istana, istana Changdeokgung dan Changgyeonggung bersebelahan dan ada Connecting Gate. Karena kecapaian, anak-anak bersama teman saya berhenti di Changdeokgung dan menunggu disitu, Saya dan istri teman saya lanjut ke dalam, di dalam Changdeokgung ada Huwon the Secret Garden yang terkenal indah, sayangnya Secret Garden hari itu sudah tutup dari jam 16.30. Kebetulan di sebelah gerbang Secret Garden ada connecting gate menuju Changgyeonggung. Kami berjalan masuk ke Changgyeonggung untuk menghilangkan kecewa karena tidak bisa masuk ke Secret Garden.

Petugas di Connecting Gate memperingatkan dengan bahasa korea dan menunjuk tanda jam 17.00, oke berarti 10 menit lagi connecting gate akan tutup karena Changdeokgung akan tutup di jam 17.00, 10 menit cukuplah untuk melihat-lihat Changgyeonggung dari atas dekat connecting gate. Di Changgyeonggung kami melihat turis-turis lain santai-santai saja maka kami jadi ikutan santai, turun ke bawah memasuki ruangan-ruangan istana yang bisa dimasuki lalu kembali ke Connecting Gate jam 17.12 dan ternyata connecting gate sudah ditutup padahal anak-anak kami menunggu di dalam Changdeokgung.

Petugas menyuruh kami untuk keluar dari main gate Changgyeonggung, dari situ berjalan 1km ke main gate Changdeokgung, itu kalau jalannya dari main gate kalau dari connecting door sekitar 2km, harus mengitari Changgyeonggung dulu kemudian keluar dari main gate, mengitari bagian luar Changgyeonggung, lewat terowongan bawah tanah yang ternyata dingin sekali dan akhirnya sampai ke main gate Changdeokgung bertemu anak-anak yang panik mengira ibunya terkunci didalam. Ini pelajaran untuk tepat waktu apalagi di negara orang 🙂

By the way, Changgyeonggung itu walaupun istana kecil tapi sangat indah yang membuat indah adalah pemandangan pepohonan dan tamannya, karena keteledoran itu kami jadi mengitari Changgyeonggung secara maksimal, hehe. Cara ke dua istana ini adalah turun di Stasiun Anguk Exit 2.

Changgyeonggung

Kesimpulan saya setelah mengunjungi 4 Istana ini adalah lebih baik tidak usah membeli tiket kombinasi ya, apalagi jika mau menyewa Hanbok di Buckhon Hanok Village lalu melanjutkan ke Changdeokgung dan Changgyeonggung, tidak perlu membeli tiket lagi karena sudah pakai Hanbok. Apalagi jika bawa anak, mengunjungi semua istana membuat anak-anak menjadi bosan, karena tipikal wisata istana adalah sama, melihat bangunan yang mirip-mirip, jadi saran saya cukup beli tiket untuk mengunjungi Gyeongbokgung saja itupun jika anda masuk tanpa menggunakan Hanbok jika sewa Hanbok didekat-dekat Gyeongbokgung, masuk Gyeongbokgung pun menjadi gratis.

Last but not least, abis baca ini langsung cari-cari tiket murah lalu cuss ke Korsel ya, haha, happy travelling all

Join the discussion

Follow @nisa_nice

Error validating access token: Session has expired on Saturday, 12-Aug-23 15:03:03 PDT. The current time is Monday, 11-Dec-23 11:14:04 PST.
nicetraveller

Instagram

Error validating access token: Session has expired on Saturday, 12-Aug-23 15:03:03 PDT. The current time is Monday, 11-Dec-23 11:14:05 PST.